November 21, 2015

Setting indikator forex moving average di meta trader paling akurat

Sobat Blogger Omah reyot yang saya cintai, lama saya tidak membuat artikel disini itu rasanya seperti ada yang kurang dalam hati saya :) (lebay mode on)
bagaimana kabar sobat blogger hari ini?? semoga sobat blogger dalam keadaan sehat dan selalu diberi kelancaran rejeki oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Hari ini saya akan membahas Trading Forex untuk sobat blogger, terutama sobat blogger yang bermain di dunia trading forex, yang baru mencoba-coba trading forex juga silahkan boleh dibaca artikel saya ini.
Apa itu trading forex? tidak akan saya bahas karena saya menganggap sobat blogger disini sudah mengetahuinya, bagi yang belum silahkan cari di forum-forum trading forex karena sangat banyak sekali forum-forum  yang membahas tentang forex.

Oke saya langsung saja pada topik yaitu bagaimana cara Setting indikator trading forex dengan menggunakan indikator bawaan dari MetaTrader, saya disini akan menggunakan 2 indikator bawaan dari MetaTrader yaitu Moving Average dan Stochastic Oscillator, dua indikator tersebut yang sampai sekarang saya pakai dalam ber trading di forex.

Gambar berikut ini adalah hasil yang saya dapatkan selama trading menggunakan dua indikator tersebut.


 Kuncinya disini adalah Berdoa, sabar, ketekunan, dan waktu yang pas dalam membuka posisi, saya trading tidak setiap hari harus open posisi, harus selalu didepan komputer melihat chart di metatrader, Trading yang saya lakukan hanya jika ada waktu luang, istirahat jam makan siang dan jika ingin trading saja. Kenapa demikian?? karena psikologi sangat bermain disini, ingat di forex uang kita dapat hilang dalam sekejap tetapi dapat juga berlipat dalam semalam.
Pada intinya kita jangan "serakah" kita harus mempunyai target untuk sehari, seminggu, sebulan. Bagaimana jika target kita tidak terpenuhi?? jangan dipaksakan!!! yang terpenting adalah setiap kita open posisi itu selalu profit.

 Gambar berikut adalah indikator Moving Average dan Stochastic Oscillator yang sudah terpasang di metatrader saya.



Pada gambar tersebut ada empat warna garis yaitu Biru, Merah, Kuning/Gold, dan Hitam.
Sobat blogger garis-garis tersebut adalah garis dari Moving Average atau MA, dan untuk yang bawahnya ada garis dengan warna Hijau, dan Biru, garis tersebut adalah garis indikator Stochastic Oscillator.
Berikut ini adalah cara mensetting untuk indikator Moving Average 7 atau MA 7.
Parameter settingnya sebagai berikut :
  • Period : 7
  • Shit : 0
  • MA method : Exponential
  • Apply to : Median Price (HL/2)
  • Style : Blue  
  Berikut ini adalah cara setting indikator Moving Average 14 atau MA 14

 Parameter setting sebagai berikut :
  • Period : 14
  • Shit : 0
  • MA method : Simple
  • Apply to : Median Price (HL/2)
  • Style : Red 
 Berikut ini adalah cara setting indikator Moving Average 35 atau MA 35


 Parameter setting sebagai berikut :

  • Period : 35
  • Shit : 0
  • MA method : Exponential
  • Apply to : Median Price (HL/2)
  • Style : Gold
 Berikut ini adalah cara setting indikator Moving Average 140 atau MA 140


 Parameter setting sebagai berikut :

  • Period : 140
  • Shit : 0
  • MA method : Linier Weighted
  • Apply to : Median Price (HL/2)
  • Style : Black
Berikut ini adalah cara setting indikator Stochastic Oscillator

Parameter setting sebagai berikut :
  • %K period : 35
  • %D period : 14 
  • Slowing : 7
  • MA method : Linier Weighted
  • Price field : Close/Close
  • Color : Green and Blue (signal)
Setelah sobat blogger memasukkan indikator MA dan SO tersebut sekarang saatnya kita mulai trading.
Lohhh...??? bagaimana cara baca indikator tersebut..
Begini sobat blogger cara membaca indikator tersebut untuk menentukan apakah kita akan BUY atau SELL.
Saya sendiri setiap open posisi atau membuka harga tidak langsung saya eksekusi, saya selalu menerapkan PO atau Pending Order dalam melakukan trading, karena dengan pending order psikologi saya tidak terlalu bermain, alias tidak terlalu cemas.  
Setelah indikator tersebut sudah terpasang, cara pembacaan untuk menentukan posisi adalah seperti ini :
  1. Apabila garis MA.7 crossing dibawah garis MA.14 dan MA. 35 mendekati MA.140 kearah bawah atau turun dan indikator Stochastic Oscillator  garis Biru (signal) berada diatas garis Hijau, dan posisi kedua garis tersebut berada pada level 80, 100 maka kita pasang SELL atau Jual.
  2. Apabila garis MA.7 crossing diatas garis MA.14 dan MA. 35 mendekati MA.140 kearah atas atau naik dan indikator Stochastic Oscillator  garis Biru (signal) berada dibawah garis Hijau, dan posisi kedua garis tersebut berada pada level 0, 20 maka kita pasang BUY atau Beli.
Ingat sobat blogger untuk TP atau Profit yang akan kita ambil jangan banyak-banyak cukup 10 point saja untuk tiap pair mata uang.
Sekian artikel tentang cara setting indikator trading forex yang akurat, apabila sobat blogger ada pertanyaan ataupun ingin sharing tentang forex dan cara bertrading di forex silahkan meninggalkan komentar bisa di chatbox atau langsung di kolom komentar.
Semoga Profit untuk sobat blogger yang bermain trading forex.  

2 comments:

  1. Halo,
    Perkenalkan, Nama saya siti
    Saya adalah manager development dari ForexMart, Kami melihat website anda dan kami ingin mendiskusikan kerjasama kemitraan dengan Anda.
    Boleh saya minta kontaknya untuk menjelaskan lebih lanjut atau anda bisa langsung menghubungi saya ke kontak saya dibawah ini.

    Sincerely yours
    Siti
    Business Development
    ForexMart
    www.forexmart.com
    siti@forexmart.com
    Skype – siti_0623
    WA - +62 821-1275-7858

    ReplyDelete
  2. halo siti, terima kasih sudah mampir ke blog saya.
    anda bisa kirimkan email anda tentang forexmart ke omahreyot@gmail.com
    atau WA +628562955932

    ReplyDelete

Menentukan open posisi dalam perdagangan forex yang akurat

Dalam menentukan open posisi diperdagangan forex , kita tidak bisa hanya mengandalkan insting maupun berita-berita pasar mata uang yang se...