Dalam menentukan open posisi diperdagangan forex, kita tidak bisa hanya mengandalkan insting maupun berita-berita pasar mata uang yang sedang terjadi, selain itu teknik yang kita pakai juga ikut berpengaruh dalam menentukan setiap langkah kita untuk melakukan open posisi buy maupun sell.

Pada postingan saya terdahulu pernah saya mengulas tentang cara setting indikator pada metatrader, silahkan dilihat disini setelah memahami dan mencoba menerapkan di metatrader 4 sobat, saya akan menambahkan satu indikator lagi untuk memperkuat keputusan sobat dalam menentukan open posisi.
Indikator tersebut adalah Relative Strenght Index atau RSI. kenapa saya menambahkan indikator ini kedalam metatrader, nanti sobat akan memahami bagaimana indikator RSI ini dapat juga sebagai penentu keputusan kita akan open posisi buy maupun sell.

Indeks Kekuatan Relatif atau lebih dikenal dengan nama Relative Strength Index (RSI) adalah suatu osilator yang digunakan dalam analisis teknis untuk menunjukkan kekuatan harga dengan cara membandingkan pergerakan kenaikan dan penurunan harga.
Metode RSI ini diperkenalkan oleh J. Welles Wilder dan diterbitkan pada majalah Commodities Magazine yang sekarang bernama Future Magazine pada bulan Juni 1978 serta dalam bukunya yang berjudul New Concepts in Technical Trading Systems, RSI ini menjadi populer penggunaannya oleh karena secara relatif mudah diinterpretasikan.
Istilah "kekuatan relatif" atau relative strength ini juga merujuk pada kekuatan dari suatu saham dalam kaitannya dengan pasar secara keseluruhan atau terhadap sektor usaha saham tersebut. Untuk menghindari kebingungan maka kadang-kadang disebut juga "pembanding kekuatan relatif" (relative strength comparative) yang tidak berhubungan dengan RSI dalam artikel ini.
Berikut adalah capture seting RSI di metatrader sobat.

silahkan sobat terapkan di metatrader setingan tersebut.
dan dibawah ini adalah capture tentang bagaimana penerapan open posisi dalam menentukan sell.

Dalam capture tersebut terdapat sinyal pada candle yang menyatakan bahwa dalam beberapa jam kedepan sinyal akan turun, sinyal MA juga sudah menunjukkan saling bersinggungan, sinyal Stoch pada titik atas 80 sudah menunjukan saling bersinggungan, dan yang terakhir adalah sinyal RSI juga sama posisinya dengan sinyal Stoch. Ini berarti dalam beberapa jam kedepan candle akan bergerak turun, dan di area ini lah kita akan memasang open posisi sell.
Bagaimana sangat mudah kan? intinya tetap sama kita tidak boleh terbawa emosi, ambil beberapa pips saja dan jangan serakah, kalau saya biasanya akan melakukan open posisi dengan menggunakan sell stop.

Sampai disini saya harap sobat paham dengan penjelasan saya ini, apabila sobat ada pertanyaan silahkan tulis komentar dibawah, Insha Allah akan saya jawab dengan kemampuan saya.

Jika sobat ingin mencari broker forex yang recomended, saya menyarankan untuk mendaftar di Forexmart, atau kalau berkenan mendaftar melalui refferal saya.

Untuk ulasan tentang Forexmart sudah pernah saya posting di blog saya.
sekian ulasan tentang cara menentukan open posisi dalam perdagangan forex ini, semoga bermanfaat bagi sobat blogger.
Berbagi itu indah dan ilmu tanpa dibagi bukanlah sebuah ilmu yang berguna.

Salam profit
admin OR